Alat bantu seks atau sextoy adalah alat yang dapat dipakai untuk meningkatkan pengalaman bercinta atau untuk masturbasi. Namun tidak semua seratus persen sepenuhnya aman untuk digunakan.
Alasannya adalah karena tidak semua produsen memiliki standar produksi memadai dan masih sedikit hukum yang mengatur tentang penjualan alat bantu seks ini. Sebut saja Swedish Chemicals Agency pada tahun 2016 melakukan survei pada 44 jenis alat bantu seks dan menemukan tiga di antaranya mengandung phthalate dan satu produk mengandung bahan kimia berbaya penyebab kanker yang disebut chlorinated parafin.
Phthalate sendiri adalah bahan pembuat plastik. Dulu phthalate populer digunakan dalam produk kosmetik namun kini mulai ditinggalkan karena banyak studi menemukan kaitannya dengan peningkatan risiko ketidakseimbangan hormon dan infertilitas.
"Karena sebagian besar alat bantu seks tidak diatur di situs jual beli Amazon bisa ada lebih dari 80 ribu jenis vibrator yang dijual langsung dari pabrikan. Mereka menjual murah karena ingin cepat untung dan kita bisa sulit menilai apakah harganya sesuai dengan nilainya," kata Klinger.
Setelah menemukan produk dari produsen terpercaya, pilih sextoy yang minim pori-pori. Mainan yang terbuat dari kaca, silikon, atau metal lebih disarankan karena bakteri tidak mudah menempel pada permukaannya.
Setelah itu pastikan juga bahwa sextoy tersebut selalu dicuci bersih sehabis dipakai. Klinger mengatakan seseorang bisa memakai cairan pembersih khusus atau bisa juga pakai sabun biasa.
"Pikirkan seperti Anda tidak pernah mengganti seprai kasur. Anda akan meningkatkan risiko iritasi kulit, jerawat, dan infeksi," terang Klinger.
Alasannya adalah karena tidak semua produsen memiliki standar produksi memadai dan masih sedikit hukum yang mengatur tentang penjualan alat bantu seks ini. Sebut saja Swedish Chemicals Agency pada tahun 2016 melakukan survei pada 44 jenis alat bantu seks dan menemukan tiga di antaranya mengandung phthalate dan satu produk mengandung bahan kimia berbaya penyebab kanker yang disebut chlorinated parafin.
Phthalate sendiri adalah bahan pembuat plastik. Dulu phthalate populer digunakan dalam produk kosmetik namun kini mulai ditinggalkan karena banyak studi menemukan kaitannya dengan peningkatan risiko ketidakseimbangan hormon dan infertilitas.
Pendapat Ahli
Salah satu pendiri perusahaan alat bantu seks Lioness, Liz Klinger mengatakan bila memang seseorang ingin menggunakan mainan yang aman maka ada beberapa cara yang bisa dicoba. Mulai dari memilih hingga cara menggunakannya.Tips
Pertama adalah saat membeli pastikan memilihnya dari produsen yang terpercaya. Banyak produk dijual secara online dan karena minim aturan maka seorang konsumen harus bijak memilih."Karena sebagian besar alat bantu seks tidak diatur di situs jual beli Amazon bisa ada lebih dari 80 ribu jenis vibrator yang dijual langsung dari pabrikan. Mereka menjual murah karena ingin cepat untung dan kita bisa sulit menilai apakah harganya sesuai dengan nilainya," kata Klinger.
Setelah menemukan produk dari produsen terpercaya, pilih sextoy yang minim pori-pori. Mainan yang terbuat dari kaca, silikon, atau metal lebih disarankan karena bakteri tidak mudah menempel pada permukaannya.
Setelah itu pastikan juga bahwa sextoy tersebut selalu dicuci bersih sehabis dipakai. Klinger mengatakan seseorang bisa memakai cairan pembersih khusus atau bisa juga pakai sabun biasa.
"Pikirkan seperti Anda tidak pernah mengganti seprai kasur. Anda akan meningkatkan risiko iritasi kulit, jerawat, dan infeksi," terang Klinger.

Comments
Post a Comment